POST

Pentingnya Domain bagi Pemula Dunia Website dan Hosting

Pernahkah Anda memikirkan mengapa ada begitu banyak alamat website seperti *.id, *facebook.com, *co.id, *.net, dan lainnya bertebaran di internet? Apakah Anda paham bahwa alamat website tersebut dinamakan domain?

Dua pertanyaan di atas bagi orang yang awam di dunia website dan hosting mungkin akan menjadi pertanyaan mendasar. Nah, kali ini FlipIt.co.id akan membahas dua pertanyaan mendasar ini sampai tuntas. Domain adalah nama yang diberikan untuk mengarahkan pengunjung ke sebuah website tanpa menggunakan internet protocol (IP).

Sebagai contoh, para pengemudi ojek online membutuhkan nama jalan untuk memudahkan perjalanannya sampai ke tujuan. Begitu juga dengan web browser yang membutuhkan nama domain untuk mengarahkan Anda ke website yang diinginkan.

Dewasa kini, domain terus mengalami perkembangan secara signifikan. Domain pertama kali digunakan pada tahun 1985 oleh perusahaan komputer asal Massachusetts, Amerika serikat bernama Symbolics.com. Pada akhir tahun 1985 terdaftar enam domain. Namun, saat ini terdaftar ratusan juta domain di seluruh dunia yang aktif maupun non aktif.

Pendaftaran nama domain diatur dan dikelola oleh lembaga internasional khusus yang disebut ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) dan IANA (Internet Assign Numbers Authority) .

Domain atau alamat website terdiri atas dua unsur utama. Unsur pertama memuat nama website tersebut, dalam hal ini FlipIt.co.id dengan *FlipIt sebagai nama website, sedangkan unsur kedua memuat nama ekstensi dari domain tersebut, dalam hal ini *co.id sebagai nama ekstensi. Apabila Anda ingin membeli nama domain, maka FlipIt.co.id dapat membuat atau menentukan server agar domain bisa diregistrasi.

Dalam membuat website, ada baiknya Anda meninjau lebih jauh mengenai arti Domain dan jenis domain yang paling sering digunakan di negara tempat Anda berasal. Jenis domain yang paling sering digunakan, yaitu Top Level Domain (TLD), Second Level Domain (SLD), dan Third Level Domain (3LD).

Jenis-jenis Domain

  1. Top Level Domain
    Top level domain (TLD) adalah ekstensi yang terdapat di akhir nama sebuah domain. Sebagai contoh "FlipIt.co.id” yang disebut TLD adalah akhiran “.co.id”. TLD sendiri terbagi menjadi dua kategori, yaitu Generic Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD).

    Top level domain (TLD) adalah ekstensi yang terdapat di akhir nama sebuah domain. Sebagai contoh "FlipIt.co.id” yang disebut TLD adalah akhiran “.co.id”. TLD sendiri terbagi menjadi dua kategori, yaitu Generic Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD).

    Top level domain (TLD) adalah ekstensi yang terdapat di akhir nama sebuah domain. Sebagai contoh "FlipIt.co.id” yang disebut TLD adalah akhiran “.co.id”. TLD sendiri terbagi menjadi dua kategori, yaitu Generic Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD).

    Kategori pertama Generic Top Level Domain (gTLD) biasanya menggunakan domain seperti *.store, *.net, *.org, dan masih banyak lagi yang lain. Domain *.store digunakan untuk website transaksi jual beli. Domain *.net digunakan untuk website jaringan. Dan terakhir domain *.org digunakan untuk nama sebuah organisasi.

    Kategori kedua Country Code Top Level Domain (ccTLD) biasanya digunakan untuk domain lokal di negara-negara tertentu. Misalnya *.id untuk domain negara Indonesia, *.au untuk domain negara Australia, *.cn untuk domain negara Republik Rakyat Tiongkok, dan *.jp untuk domain negara Jepang.

    Ekstensi Country Code Top Level Domain (ccTLD) di beberapa negara mewajibkan untuk digunakan di website pemerintahan dan instansi yang berada di bawah naungan negara tersebut, namun ada beberapa negara yang memperbolehkan warga negara asing untuk menggunakan domain negara nya secara bebas.

  2. Second Level Domain
    Second Level Domain (SLD) biasa disebut juga dengan 2LD. SLD mengacu pada nama instansi, organisasi, atau nama pilihan yang digunakan. Sebagai contoh "FlipIt.co.id" yang dimaksud SLD merupakan nama instansi "FlipIt". Pengajuan nama instansi sebaiknya mudah diingat, dieja, maupun diketik oleh pengunjung website.

    Hal ini dimaksudkan agar pengunjung website familiar dengan alamat domain Anda sehingga kunjungan ke alamat website anda dapat meningkat secara signifikan. Pengajuan nama dari SLD dapat Anda buat di FlipIt.co.id karena FlipIt.co.id menyediakan domain yang terbaik buat Anda sehingga memudahkan kinerja Anda.

  3. Third Level Domain
    Third Level Domain (3LD) adalah nama domain yang kamu berikan sebelum TLD dan SLD. Sebagai contoh pembuatan domain untuk keperluan email, bisa dengan menambahkan webmail.namadomain.com.

    Hal ini juga berlaku seperti pembuatan blog dengan menambahkan blog.namadomain.com. Dalam dunia website dan hosting, 3LD juga sering disebut dengan subdomain. Subdomain bisa dibuat sesuai kebutuhan setelah membuat SLD.

Strategi Memilih Nama Domain Terbaik

Pertanyaan mendasar yang harus dipahami bagi Anda yang pertama kali mengenal dunia website dan hosting sudah terjawab. Sekarang muncul pertanyaan baru, yaitu bagaimana caranya untuk membuat nama domain yang baik dan tepat untuk website Anda?

Tenang saja, kali ini FlipIt.co.id akan memberikan penjelasan mengenai strategi memilih nama domain terbaik. Langsung saja check this out!

  1. Buatlah nama domain yang mudah diketik di web browser
    Hal yang harus Anda pikirkan pertama kali adalah nama domain yang mudah diketik di web browser. Pastikan Anda tidak terlalu memakai huruf konsonan terlalu banyak dan hindari pemakaian huruf q,x, dan z karena huruf tersebut sulit dirangkai menjadi kata yang familiar.
  2. Tambahkan unsur kata yang unik dalam nama domain Anda
    Anda dapat menambahkan sesuatu yang unik dalam nama domain yang Anda buat. Sebagai contoh apabila Anda ingin membuat website tentang jual beli online tambahkan kata "tuku" atau "bli" sehingga pengunjung merasa tertarik dengan alamat website yang Anda buat.
  3. Jangan pernah menyinggung perihal SARA di nama domain Anda
    Satu hal yang harus Anda ingat bahwa jangan pernah menyinggung hal-hal yang berbau SARA dalam membuat nama domain karena selain tidak etis, Anda juga dapat dijerat hukum pidana (UU ITE No.11 Tahun 2008).
  4. Memetakan pasar dunia digital sesuai domain Anda
    Memetakan pasar dunia digital termasuk ke dalam langkah penting berikutnya karena Anda dituntut untuk mengenali target pengguna alamat website Anda. Sebagai contoh apabila Anda ingin menargetkan pengguna alamat website yang Anda miliki adalah orang Indonesia, maka Anda harus menggunakan ekstensi Country Code Top Level Domain (ccTLD) negara Indonesia.
  5. Menggunakan keyword yang menjadi trending topic di negara Anda
    Anda harus pintar mencari dan menggunakan keyword yang sedang viral di negara Anda. Hal ini bertujuan agar meningkatkan kunjungan ke alamat website yang Anda miliki.
  6. Menyesuaikan isi website dengan nama domain Anda
    Langkah penting terakhir adalah pembuatan nama domain harus sesuai dengan isi website. Sebagai contoh FlipIt.co.id sesuai dengan namanya merupakan marketplace untuk menjual domain, website, dan juga aplikasi.

    Nama "FlipIt" juga menjadi ciri khas dan dapat menentukan target, baik dari segi target pasar dunia digital maupun pengguna jasa web browser.

Tunggu apalagi....cari domainmu favoritmu sekarang di FlipIt.co.id jadilah pembeli pertama dan rasakan manfaatnya. Siapkan diri Anda untuk menjadi entrepreneur muda mulai dari sekarang!.

Yup, just flip it- for your profit